BENTUK DAN FUNGSI TARI BEDAYO ABUNG SIWO MIGO DI KABUPATEN LAMPUNG UTARA

Authors

  • Ellyza Anisa Fitri ISI Surakarta
  • Soemaryatmi Institusi Indonesia Surakarta
  • Katarina Indah Sulastuti Institusi Indonesia Surakarta
  • Dwi Rahmani Institusi Indonesia Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.31851/2h75p752

Abstract

Penelitian bertujuan untuk Mendeskripsikan bentuk Tari Bedayo Abung Siwo Migo  dan menjelaskan fungsi Tari Bedayo Abung Siwo Migo di kabupaten Lampung Utara.  Masalah difokuskan pada bagaimana bentuk dan fungsi Tari Bedayo Abung Siwo Migo saat ini di kabupaten Lampung Utara. Guna mendekati masalah ini dipergunakan acuan teori dari Sumandiyo Hadi tentang bentuk tari dan menggunakan teori M.Jazuli tentang fungsi tari.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif bentuk deskriptif analisis, data-data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi Pustaka. Kajian ini menyimpulkan bahwa Tari Bedayo Abung Siwo Migo adalah tari kelompok yang menggunakan ragam gerak dasar Tari Cangget. Pertunjukkan ini diiringi oleh seperangkat alat musik kellintang Talo Balak. Penampilan para penari dipercantik dengan menggunakan rias korektif serta busana yang mencerminkan identitas budaya Lampung, seperti kain Tapis, Siger (mahkota adat), Tanggai, dan berbagai aksesori pendukung lainnya. Selain itu tarian ini menggunakan properti berupa Talam Bekaki, selendang putih dan dua payung kebesaran, Pementasan pada Tari Bedayo Abung Siwo Migo tidak memerlukan ruang khusus bisa dilakukan dihalaman, lapangan atau gedung disesuaikan dengan kebutuhan acara. Saat ini, Tari Bedayo Abung Siwo Migo memiliki tiga fungsi utama bagi masyarakat Lampung Utara, yaitu sebagai hiburan, tontonan, dan media pendidikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arifin, Razi, dkk. (1986). Isi Dan Kelengkapan Rumah Tangga Dan Tradisional Daerah Lampung. Jakarta : Dapertemen pendidikan dan kebudayaan. https://share.google/O4XROTUwZCJKNikDz

Barnawi, Erizal. (2013). “Talo Balak Dalam Begawei Mepadun Munggah Bumei Maga Nyunyai.” Skripsi S-1 Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukkan : ISI Yogyakarta 1https://digilib.isi.ac.id/9740/.

———-. ( 2019). Alat Musik Perunggu Lampung. Yogyakarta : Graha Ilmu.

Fadilah, Yula. (2018). "Pemberian Gelar Adat Studi Tentang Prosedur, Makna, Fungsi Pemberian Gelar Adat, Pada Masyarakat Lampung Pepadun Sungkai Di Desa Gedung Ketapang, Kecamatan Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara". Skripsi S-1 Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik : Universitas Lampung.

Hadi, Sumandiyo. (2007). Kajian Tari Teks Dan Konteks. Yogyakarta : Pustaka Book Publisher.

Hapsary, Dwiyana & Indra Bulan. (2016). Tari Lampung. Yogyakarta : Arttex.

Hasan, Maretha Suri Handayani. (2024). "Perkembangan Fungsi Tari Bedayo Tulang Bawang Di Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang". Skripsi S-1 Jurusan Pendidikan Bahasa Dan Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan : Universitas Lampung. https://digilib.unila.ac.id/78827/3/SKRIPSI%20TANPA%20BAB%20PEMBAHASAN.pdf

Hera, Treny. (2019). Fungsi Tari Persembahan Tepak Sirih Dalam Memeriahkan Acara HBD Indonesia Di BKB Palembang. Jurnal Sitakara, 3(2), 60–68. https://doi.org/10.31851/sitakara.v3i2.2344.

———. (2020). Fungsi Tari Tanggai Di Palembang.” Jurnal Geter, 3 (1), 64–77. https://doi.org/10.26740/geter.v3n1.p64-77.

Hidayatullah, Ryan. (2017). Pengantar Seni Pertunjukan Lampung Sebuah Bunga Rampai. Yogyakarta : Arttrex. https://repository.lppm.unila.ac.id/39843/1/aproval-SENI PERTUNJUKAN LAMPUNG (edit).pdf.

Khasanah, Binti Anisaul. (2021). Etnomatematika Pada Pakaian Adat Lampung. Jurnal E-DuMath, 7(1), 71–80.

M. Jazuli. (2014). Sosiologi Seni Edisi 2 Pengantar Dan Model Studi Seni. Yogyakarta : Graha Ilmu

Meida, Andi Nur. (2024). Tata Rias Wajah Khusus. Makasar : Tahta Media Grup. https://www.scribd.com/document/770099924/OJS-TATA-RIAS-WAJAH-KHUSUS

Mustika, I Wayan. (2019). Teknik Dasar Gerak Tari Lampung. Bandar Lampung : Anugrah Utama Raharja. https://aura-publishing.com/wp-content/uploads/2023/04/Buku-Teknik-Dasar-2023.pdf.

Nurdin. (2018). “Tata Rias Dan Busana Tari Seandanan Di Kabupaten Oku Selatan.” Jurnal Sitakara, 3(2), 42-49.

Rahmawati, Dian Hendra. (2017). “Analisis Semiotika Tari Cangget Agung.” Skripsi S-1 Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik : Universitas Lampung http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/29117.

Setiabudi, Agus. (2012). Tapis Kain Tradisional Masyarakat Lampung. Bandung : Balai Pelestarian Nilai Budaya. https://repositori.kemendikdasmen.go.id/29859/2/TAPIS KAIN TRADISIONAL MASYARAKAT LAMPUNG.PDF.

Syafitri, salma dhia. (2024). Pergeseran Nilai Budaya Pantang Cerai Pada Masyarakat Adat Lampung Pepadun Abung Siwo Mego Dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam. Universitas Islam Negri Raden Intan Lampung. Tesis. Program Studi Hukum Keluarga Islam : UIN Raden Intan Lampung. https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/33028.

Wati, Klara Ella Yunia. (2023). "Pembelajaran Instrumen Musik Tradisional Talo Balak Di SMP Negeri 1 Kotagajah Lampung". Jurnal Pensi, 3(2), 139-148.https://doi.org/10.59997/pensi.v3i2.1449.

Wiranti, Astin Roro. (2020). "Analisis Koreografi Tari Bedayo Tulang Bawang Karya Linggar Nunik Kiswari". Skripsi S-1 Jurusan Tari Fakultas Seni Pertunjukkan : ISI Yogyakrta. https://digilib.isi.ac.id/7981/1/Bab%20I.pdf

Narasumber

Dra. Nani Rahayu. M.M. (61 tahun), koreografer Tari Bedayo Abung Siwo Migo dan tokoh budayawan Kabupaten Lampung Utara.

Ahmad Rifa’i (53 tahun), komposer Tari Bedayo Abung Siwo Migo

Johansyah (74 tahun), seniman musik lampung utara dan pemusik Tari Bedayo Abung Siwo Migo.

Rindiani Mutiara Fitdhin (20 tahun) Mahasiswa Pendidikan seni dan bahasa Universitas Lampung dan penari Tari Bedayo Abung Siwo Migo.

Elina Sari, S.Ag., M.M (54 tahun), kepala bidang kebudayaan dinas pariwisata dan kebudayaan.

Dhia Rahadatul Aisy, S.Pd (29 tahun) dinas pariwisata dan kebudayaan kabupaten Lampung Utara.

Andriansyah, S.Sos., M.Pd. (32 tahun), dosen pendidikan bahasa Lampung dan ahli cagar budaya

Downloads

Published

2026-07-21

How to Cite

BENTUK DAN FUNGSI TARI BEDAYO ABUNG SIWO MIGO DI KABUPATEN LAMPUNG UTARA. (2026). Jurnal Sitakara, 11(2), 105-118. https://doi.org/10.31851/2h75p752