BENTUK DAN FUNGSI TARI LIMA SERANGKAI DI DESA LINGGA KABUPATEN KARO SUMATERA UTARA

Authors

  • Vanessia Lesa Alvioline Institut Seni Indonesia Surakarta
  • Marfi Netri E lyadi Institusi Indonesia Surakarta
  • Syahrial Institusi Indonesia Surakarta
  • Supriyanto Institusi Indonesia Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.31851/87q8ap07

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas bentuk dan fungsi Tari Lima Serangkai di Desa Lingga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Struktur tari dianalisis menggunakan teori Slamet MD, sedangkan fungsinya berdasarkan teori M. Jazuli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Lima Serangkai menggambarkan interaksi muda-mudi Karo yang memiliki lima rangkaian gerak utama yaitu, pengarak-ngarak, morah-morah, perakut, sipajok, dan kabangkiung yang ditarikan secara berpasangan dengan menggunakan busana adat serta diiringi musik Gendang Lima Sendalanen. Pementasannya biasanya digelar di Jambur atau ruang terbuka dengan menggunakan pola lantai garis lurus dan segi lima. Selain menjadi bagian inti dalam upacara adat Gendang Guro-Guro Aron, Tari Lima Serangkai juga berfungsi sebagai media hiburan, tontonan, dan sarana pendidikan yang memiliki peran penting dalam melestarikan budaya Karo.

 

Kata Kunci: Tari Lima Serangkai; Bentuk; Fungsi.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-08-12

How to Cite

BENTUK DAN FUNGSI TARI LIMA SERANGKAI DI DESA LINGGA KABUPATEN KARO SUMATERA UTARA. (2026). Jurnal Sitakara, 11(2), 128-137. https://doi.org/10.31851/87q8ap07