Pengaruh Komunikasi Internal dan Stres Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT. Sriwijaya Bhumi Tirta

Authors

  • Imron Imron
  • Tri Darmawati
  • Santi Puspita

DOI:

https://doi.org/10.31851/jmanivestasi.v8i1.21887

Abstract

ABSTRAK  

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi internal dan stres kerja mempengaruhi kepuasan kerja karyawan PT. Bhumi tirta Sriwija. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Analisis regresi linier berganda, pengujian asumsi klasik, dan uji validitas dan reliabilitas merupakan contoh analisis kuantitatif. Analisis regresi dilakukan terhadap data yang telah lulus uji validitas, uji reliabilitas, dan uji asumsi klasik untuk membuat soal regresi sebagai berikut: Y = 14,366 0,187 X1 0,450 X2. Uji t yang digunakan untuk menguji hipotesis menunjukkan bahwa variabel dependen kepuasan kerja karyawan secara signifikan dipengaruhi sebagian oleh dua variabel independen yang diteliti. Uji F menunjukkan bahwa kedua variabel independen yang diteliti berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan secara simultan. Nilai R square sebesar 0,629 menunjukkan bahwa 62,9 persen berarti bahwa komunikasi internal dan stres kerja bertanggung jawab atas naik turunnya kepuasan kerja karyawan sebesar 62,9 persen, sedangkan sisanya sebesar 37,1 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Variabel komunikasi internal (X1) dan variabel stres kerja (X2) keduanya memperoleh nilai signifikan masing-masing sebesar 0,004 dan 0,000 dari hasil pengujian hipotesis (uji t), yang menunjukkan bahwa variabel kepuasan kerja karyawan (Y) dapat dipengaruhi secara signifikan sebagian. Berdasarkan pengujian hipotesis (Uji F) yang secara simultan menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 maka dapat disimpulkan bahwa komunikasi internal dan stres kerja keduanya berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Saya Bhumi Tirta Sriwijaya.

 

Kata Kunci: Interaksi interpersonal, stres kerja, dan kepuasan kerja.

 

 

ABSTRACT  

PT Bhumi Tirta Sriwijaya was the subject of this study in order to ascertain how internal communication and job stress affected employee job satisfaction. Quantitative methods are used in this study. Multiple linear regression analysis, classical assumption testing, and validity and reliability tests are all examples of quantitative analysis. Data that has passed the validity test, reliability test, and the traditional assumption test is processed to create regression problems as follows: Y = 14,366 0.187 X1 0.450 X2. Hypothesis testing through the t test and F test, coefficient of determination (R2) analysis, and hypothesis testing are all done. The t test is used to test hypotheses, and the results demonstrate that the two independent variables studied have a significant partial impact on the dependent variable, employee job satisfaction. The F test shows that the two independent variables studied have an impact on employee job satisfaction simultaneously. The R square value of 0.629 shows that 62.9 percent means that internal communication and work stress influence employee job satisfaction ups and downs by 62.9 percent, and the remaining 37.1 percent is influenced by other factors not examined in this study. From the results of hypothesis testing (t test), the internal communication variable (X1) obtained a significant value of 0.004 and the work stress variable (X2) obtained a significant value of 0.000, it can be concluded that there is a significant effect on the employee job satisfaction variable (Y). Based on hypothesis testing (F test), simultaneously obtained a significance value of 0.000, it can be concluded that simultaneously the internal communication variable (X1) and the work stress variable (X2).

 

Keywords : Internal communication, job stress, job satisfaction

References

Peter Alifandi. (2018). Mengelola Sumber Daya Manusia. Pekanbaru, Riau. Zanaka

Asad, Gofur. (2018). Pengaruh Stres di Tempat Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan. JMRBR, 1-3. Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis.

Anita Mangkunegara. (2017). Pengelolaan Sumber Daya Manusia Organisasi. PT Remaja Rosdakarya di Bandung.

Dipayana. (2022). Pengaruh Budaya Organisasi Dan Komunikasi Internal Terhadap Kepuasan Kerja Pada Satuan Polisi Pamong Praja Di Kabupaten Buleleng. Jurnal manajemen. 6(2).

Hasibuan, S.P. Melayu. (2020). Administrasi sumber daya manusia. Edisi Diperbarui. Jakarta: PT. Tulis Bumi.

Noor, Nasyadisi Nilamsar, (2016). Pengaruh Kepuasan Kerja dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Administrasi Bisnis, Volume 31, Nomor 1, Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur Surabaya.

Rivaldo, Y. Sulaksono, D.H., dan Y. Pratama. , (2021). Pengaruh Stres Tempat Kerja, Komunikasi, Komitmen Organisasi, dan Motivasi terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pemadam Kebakaran Kota Batam, Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan 1, (1), 49-58.

Rivaldo. Y. Sulaksono, D.H. Yasmin Pratama, dan Yandri . (2021). Stres di tempat kerja, komunikasi, dan komitmen organisasi berdampak. Pengaruh stres kerja, komunikasi, dan komitmen organisasi, peringkat dari 1 sampai 10.

Romli, Khomsahrial. (2016). Komunikasi Pesan. Perusahaan anggota IKAPI di Jakarta: PT Grasindo.

Sugiyono. (2019). Kualitatif dan Kuantitatif. Bandung. CV Alfabet

Downloads

Published

2026-06-09

How to Cite

Pengaruh Komunikasi Internal dan Stres Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT. Sriwijaya Bhumi Tirta. (2026). Jurnal Manajemen Dan Investasi (MANIVESTASI), 8(1), 15-26. https://doi.org/10.31851/jmanivestasi.v8i1.21887

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>